Learning English Language,  Study Tips

TIPS Belajar Bahasa Inggris OTODIDAK | Gampang Banget !

Hi ! Welcome to my blog <3 Pertama, gue ucapin selamat dulu buat kalian yang akhirnya mendarat ke postingan ini. Itu tandanya, kalian serius pengen belajar bahasa Inggris, sama kaya gue. #cieeeh

FYI, sekarang bahasa Inggris udah jadi bahasa kedua gue. Meski persentasenya masih 30 persen hhi (ini faktor lingkungan ya). Anw, gue bukan guru atau experts apalagi native speaker ya. Gue cuma gadis (kode banget kalo masih single wkwk) yang sama kaya kalian, lagi berusaha belajar bahasa Inggris tanpa kursus. So, di postingan ini gue bakal share ke kalian cara yang menurut gue gampang untuk meningkatkan skill bahasa Inggris baik lisan maupun tulisan, tanpa les/kursus.

Di era modern saat ini, gue yakin 99 persen kalian pasti punya gadget. Paling ngga, smartphone deh. Nah, sekarang anggep aja smartphone kalian sebagai tempat kursus. Karena cara-cara yang bakalan gue share ga jauh-jauh dari peran gadget.

So, let’s begin guys !

1. Langganan English First (EF) Email

Siapa yang ga kenal sama lembaga kursus bahasa Inggris ini ? Gue yakin kalian pasti semua pada tau EF. Di sini, gue bukan menyarankan kalian untuk kursus kok, tenang aja. Sesuai judul, kita bakalan belajar otodidak.

Jadi guys, EF juga menyediakan layanan belajar mengajar online tanpa harus kursus dan ini GRATIS ! Memang, layanan pembelajaran yang diberikan tidak terlalu banyak. Bahkan, materi yang diberikan oleh layanan kursus online gratis oleh EF ini tergolong sedikit. Mungkin hanya perlu waktu 5 – 10 menit untuk mempelajarinya.

Tapi, jangan remehkan pembelajaran 5-10 menit ini loh. EF bakalan ngirim materi ke kita SETIAP HARI, kecuali Sabtu & Minggu. Setidaknya, email dari EF selalu gue jadiin pengingat kalo hari itu harus belajar. Harus ngeluangin waktu paling ngga 5-10 menit buat belajar bahasa Inggris. Udah kaya jam weker deh haha. Ini efektif banget menurut gue karena siapa sih sekarang yang ga bakal buka email ?

Untitled

Menurut gue, materi dari EF ini bener-bener sangat membantu. Namanya belajar otodidak, gue emang gamau menjejali terlalu banyak materi serius ke otak, apalagi kalau frekuensinya setiap hari. Materi dari EF ini sedikit tapi kontinyu dan ngena banget karena rata-rata video yang di-share adalah percakapan sehari-hari. Nah, buat kalian yang pengen berlangganan, silahkan buka website resmi EF ya.

2. Nonton YOUTUBE !

Speechless dah gue sama situs ini. Gue bahkan udah nganggep YouTube sebagai guru spesial haha. Dari sekian banyak cara yang gue lakuin, nonton YouTube adalah cara yang menyita waktu paling lama. Nonton 2 sampe 3 jam ga kerasa guys ! Menyenangkan dan bikin semangat. Bayangin, kalian bisa berinteraksi dengan Native Speaker tanpa harus merasa gugup – yaiyalaah kan ga ketemu langsung wkwk.

Tapi, belajar lewat YouTube tetep harus pakai trik loh. Meski kontennya berupa audiovisual, belajar lewat YouTube ga ngejamin kalian ga bakal bosen. Pasti ada saatnya nanti kalian mulai bosen.

Sebelumnya, gue udah bikin artikel tentang rekomendasi beberapa channel YouTube yang bakal ngebantu kalian memperlancar bahasa Inggris. Bisa dicek di sini : 6 Rekomendasi Youtube Channel yang Bantu Kamu Lancar Berbahasa Inggris !

Di artikel itu, channel yang gue rekomendasikan sifatnya adalah “tontonan pembelajaran”. Ibaratnya sama kaya ada guru yang ngajarin kalian. Yang bikin asik adalah guru nya ini langsung native speaker dan gue udah pilihin guru-guru yang menurut gue cara ngajarnya ga bosenin dan selalu inovatif. Bayangin kalo kalian mau kursus pake native speaker, biayanya pasti mahal banget.

Gue pernah ikut trial di salah satu lembaga bahasa Inggris yang emang udah punya nama (gue ga bisa sebut merk). Di sana, gurunya adalah local native speaker (native speaker yang berkebangsaan Indonesia). Kalian tau biayanya berapa ? Lebih dari Rp 20 juta ! Nah, lewat YouTube, kita bakal diajarin langsung sama native speaker secara GRATIS ! Tapi, yang namanya nonton konten pembelajaran, mau se-asik apapun gurunya, suatu saat bakal bosen. Apalagi kalo pengen kontinyu, nontonnya kan harus setiap hari yaa.

So, yang gue lakuin untuk menyiasatinya adalah nonton konten favorit gue dengan syarat bahasa pengantarnya harus bahasa Inggris. Konten favorit ini bisa macem-macem guys. Kalo gue, suka banget sama konten tentang beauty, K-pop, and all about Korea. Jadi, gue bakal nyari International Youtuber yang bikin tiga konten tersebut. Gue kasih contoh yaa…

a) Konten Beauty : GDiipa Makeup & Skincare

Channel Gdiipa ini bener-bener ngasih banyak inspirasi ke gue terkait kecantikan. Ga cuma ngomongin make up dan skin care, Gdiipa juga sering ngasih beberapa DIY (do it yourself) advice yang menurut gue worth it banget. Beberapa artikel Beauty di blog gue juga terinspirasi dari video-video Gdiipa.

3
Gdiipa ini orang Hong Kong, guys. That’s why, dia bikin channel full bahasa Inggris. Menurut gue, bahasa Inggrisnya udah bagus banget meski ga ketauan dia masuk aksen Amerika atau British hehe. As we know, salah satu bahasa utama di Hong Kong adalah Bahasa Inggris. 

b) Konten K-Pop & Korean : Terry TV

Alasan pertama kenapa gue nyasar ke channel bang Terry ini ya karena gue pecinta K-Pop haha. Gue belum tau banyak tentang dia, tapi sepertinya Terry ini blasteran Korea soalnya wajahnya mirip-mirip orang Korea gitu. Dia juga ngerti betul tentang kehidupan Korea. So, I guess dia ini blasteran Korea yang besar di negara berbahasa Inggris. Aksen Amerikanya kentel banget menurut gue.

12

Konten yang paling sering gue tonton di channel Terry TV ini adalah Reaction. Jadi dia suka ngomentarin video-video orang gitu. Mulai dari Music Video, performance artis Korea, sampe video Youtuber lainnya bakal dia komentarin wkwk. Komentarnya menurut gue berbobot, tapi diselingin guyonan gitu. Pokoknya asik deh. Sering gue ngakak gara-gara nonton video di channel ini. Soalnya bang Terry ini orangnya ekspresif banget.

Nah, poin pentingnya lagi, secara ga langsung Terry bakal ngajarin kita cara ngomong Bahasa Inggris informal kayak pas bercanda, ngejek orang (just for fun), ekspresi kaget, dll. Pokoknya kaya bahasa temen ke temen. Jadi secara otomatis kita juga bisa belajar gimana caranya ngomong bahasa Inggris, tapi ga kaku kaku amat. So thanks for Terry <3

Dua channel di atas cuma contoh aja. Sebenernya channel yang gue suka itu banyaaak banget. Kapan-kapan gue bikinin list subscribe-an channel gue deh ya. Sapa tau bisa jadi rekomendasi buat kalian yang punya konten favorit sama kaya gue.

3. Nonton Film Animasi Anak Berbahasa Inggris Tanpa Subtitle

Ga ada yang lebih menyenangkan dari nonton film kartun atau animasi favorit. Tapi cobalah kali ini tonton kartun favorit kalian yang berbahasa Inggris. Karena film kartun dan animasi ditujukan untuk anak-anak, bisa dipastikan bahasanya lebih sederhana dibandingkan film biasa. Jadi, nonton tanpa subtitle pun ga masalah. Kartun favorit gue adalah Doraemon dan Tom and Jerry. Tapi berhubung Tom and Jerry kaga ada percakapannya, akhirnya gue nonton Little Pony. *lah *ganyambung *wkwk

Nb : Sebisa mungkin hindari menonton film rumit tanpa subtitle. Kalo bahasa Inggris kalian belum lancar-lancar banget, yang ada nanti kalian bakal stres. Gue pernah sekali nonton film Angel & Demons (2000) tanpa subtitle. Ga sampe 10 menit udah gue matiin gegara gapaham haha. Selain karena ngomongnya yang kecepetan , juga banyak istilah-istilah sulit yang belum gue tahu. Tapi kalo kalian udah experts, boleh lah coba nonton film rumit tanpa subtitle. Pokoknya disesuaikan sama kemampuan. Dan kalo bisa, improving. Dari film anak – anak, film sederhana (misal tentang cinta anak remaja atau drama musikal), film rumit (ex : Avatar), sampai ke film SAINS (ex : Terminator).

4. Tulis ‘Apapun’ Menggunakan Bahasa Inggris 

Tips ini bagus buat mengasah vocabs dan kemampuan menulis kita. Eits, jangan bilang susah dulu ! Tulis menulis yang gue maksud di sini gampang kok. Ga harus nulis artikel atau jurnal yang panjang-panjang itu.

Contoh sederhana yang bisa kalian lakuin adalah bikin status sosmed atau caption Instagram menggunakan bahasa Inggris. Yang namanya caption atau status, palingan cuma 1 sampe 3 kalimat kan… Meski ada juga sih yang suka nulis caption panjang (gue contohnya haha).

Contoh Menulis Caption Berbahasa Inggris

Hari gini, ga update sehari pasti gatel kan… Hayo ngaku :p Manfaatkan kebiasaan ngeksis kalian dengan lebih berguna dengan menulis caption atau status menggunakan bahasa Inggris.

Poin plus dari melaksanakan habit ini adalah :
– Orang jadi tau kalian bisa bahasa Inggris *ciee
– Yang namanya status, pasti dikomen orang. Jadi kita bisa sekalian interaksi
– Yang ngomen bisa juga orang luar negeri kalo kalian pasang universal hashtag berbahasa Inggris seperti #photography #travel #food, dll

Selain nulis status atau caption, kalian juga bisa nulis catetan kuliah pake bahasa Inggris. Atau nulis diary, agenda, dan blog pake bahasa Inggris. Apapun deh yang kalian suka <3

5. Baca Bacaan Berbahasa Inggris

Sama kayak poin di atas, jangan anggap susah dulu. Ga perlu kepikiran buku tebel berbahasa Inggris. Kalo aku sih, suka baca artikel bahasa Inggris tentang boygroup favorit gue, BTS hehe. Karena BTS ini artis international, pasti banyak banget artikel bahasa Inggris tentang BTS.

Gue juga follow beberapa akun fanbase international BTS di Instagram. Karena akun international, mereka pasti posting pake bahasa Inggris. Dari sana gue juga bisa belajar gimana nulis caption bahasa Inggris yang asik dan ga kaku.

5
Pemilik akun @dreaminyoong di atas adalah fans Min Yoongi / SUGA BTS. Kalau ga salah, pemiliknya berkebangsaan Amerika. Kadang dia juga sering nulis unek-uneknya seperti gambar di atas. Tapi tetep pake foto SUGA. Dari gambar di atas, kita tahu kalo dia lagi curhat tentang masalah di negaranya.

6. Comment di Sosmed Pake Bahasa Inggris

Nah, tips ini jangan coba-coba kalian lakuin di akun orang Indonesia. Boleh sih, tapi liat-liat orangnya. Kalo orangnya tipe don’t care sama bahasa Inggris, bisa-bisa kalian dapet balesan “Sok Inggris banget sih lo” atau “Lo ngomong apa sih“. Bisa nyesek sebulan kan haha.

88
Salah satu screenshoot komentar gue di Instagram temen gue

Jaman sekarang, nyari akun orang luar negeri pasti gampang banget. Bisa pake hashtag atau tinggal ketik di kolom searching. Mulai dari Facebook, Instagram, Twitter, atau apapun itu bisa kita manfaatkan. Yah… coba sok kenal lah. Misal memuji foto yang di-upload, atau tanya sesuatu. Kalo dibales kan sekalian kita bisa practice sama orang luar negeri asli <3

Selain main komen di sosmed, kita juga bisa video call-an sama bule pake beberapa aplikasi. Misal Azar atau Tinder. Tinggal swipe aja, kita udah bisa langsung terhubung sama bule. Gampang kan ? Tapi, sayangnya pengguna aplikasi-aplikasi kaya gini kebanyakan adalah para pencari jodoh. Jadi sabar aja ya kalo mau cari orang yang punya tujuan sama kaya kalian yaitu belajar bahasa. Hehehe.

7. Dengerin Lagu-Lagu Korea

Warning ! Tips ini hanya saran. Ga harus dilakuin wkwk. Gue tau, ga semua orang suka sama K-Pop. Nah, berhubung gue suka K-Pop, gue tiap hari dengerin lagu Korea. Poin positifnya, gue mau ga mau harus belajar bahasa Inggris. Soalnya, kalo kita pengen tau arti dari sebuah lagu Korea, translate yang keluar di Google selalu BERBAHASA INGGRIS. Jadi buat K-Popers, SELAMAT KALIAN SANGAT BERUNTUNG wkwkwkwk <3

8. Berselancarlah di Pinterest !

Sampe sekarang gue masih belum paham sebenernya Pinterest ini termasuk social media atau bukan. Situs ini emang tempat berbagi, sama kaya social media. Tapi yang dibagikan di Pinterest kebanyakan adalah infografik. Infografik apapun tersedia di sini, termasuk tentang pembelajaran bahasa Inggris. Mangkanya kalo pagi-pagi gue suka banget scrolling Pinterest. Membuka pikiran ! Bagusnya lagi, Pinterest bakal ngasih notifikasi kalo ada postingan baru yang sesuai dengan minat kita. Nah minat kita ini bakalan terdeteksi secara otomatis sesuai dengan kata kunci yang sering kita gunakan untuk searching sesuatu di Pinterest atau dari gambar-gambar yang sering kita lihat.

7
Beberapa Infografik tentang Bahasa Inggris yang Gue Simpen di Pinterest

9. Ngomong Bahasa Inggris 

Oke gue tau ini tips standard. Tapi gue punya saran yang cukup menarik terkait hal ini. Gue yakin pasti susah banget buat kita practice ngomong bahasa Inggris di negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama, like Indonesia of course.

Tips pertama, cari partner yang punya ketertarikan belajar bahasa Inggris juga. Gue saranin untuk ngga ngobrol bahasa Inggris sama orang yang ga mau dan ga bisa. Daripada kena omel dan bikin baper yekaaan wkwk. Carilah orang-orang yang bener-bener mau.

Tips kedua, ngomong sendiri ! Biar lebih greget, rekam aja ! Jadi kita bisa denger sendiri gimana kalian mengucapkan kalimat berbahasa Inggris. Kita juga bisa tau kemajuan kita. Trus kudu ngomong apa ? Apapun ! Kalo gue sih suka banget ngomongin unek-unek gue tentang sesuatu atau cerita tentang kegiatan gue dalam sehari, atau ngomentarin Music Video-nya BTS hehe. Gue kasih contoh salah satu rekaman pertama gue pas jaman kuliah di bawah.  (ps : dilarangketawa wkwk)

10. Ngerjain Soal-Soal Bahasa Inggris

Heufff. I know, kalian pasti udah sering banget dapat advice kaya gini. Bener ga ? Sama gue juga haha. Kedengarannya emang bikin males. Sama gue juga (lagi). That’s why gue nulis saran ini di urutan paling bawah wkwk. Tapi ini penting buat memperkuat grammar kita loh.

Ga perlu banyak-banyak. Minimal 10 soal per hari. Terus kalian bagi-bagi deh, misal 4 soal grammar – 3 soal reading – 3 soal listening. Setelah itu bikin kolom nilai dan buat grafik, jadi kita bisa tau progress kita gimana. Kalo kalian tipe orang yang sibuk dan ga terlalu suka ngerjain soal, kalian bisa kok ngelakuinnya 2 hari sekali atau 3 hari sekali. Pokoknya kontinyu dan ga bolong-bolong.

Belilah buku bank soal Toefl atau IELTS. Selain untuk memperbaiki grammar kita, kebiasaan ini juga bisa bantu kita kalo suatu saat bakal ambil tes TOEFL atau IELTS. As we know, dua tes ini sangat penting kalo kita mau masuk perguruan tinggi atau kerja di luar negeri. Mereka ngecek kompetensi bahasa Inggris kita ya dari score TOEFL atau IELTS. So kita ga bakal bisa menghindari dua tes ini 🙂

So guys, itulah beberapa saran yang bisa gue bagiin di postingan ini. Semoga bermanfaat dan bisa bantu kalian untuk belajar Bahasa Inggris secara otodidak. Oh ya, bukan berarti les atau kursus bahasa Inggris itu ga penting ya. Tetep penting kok. Bahkan ada beberapa orang yang ga bisa belajar sendiri dan harus dibimbing. Jadi semua bergantung pada masing-masing orang 🙂

Thanks for reading ! Feel free to comment and share your thought <3

Love,

PicsArt_07-28-02.19.08

 

 

 

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: