Cosmetics Review (Import)

[REVIEW] Hello Skin Jumiso Rich Nourishment Mask

Buat kalian yang addicted sama k-beauty, pasti udah ga asing dong sama masker dari Hello Skin ? Aku awalnya kaget sih pas tau kalo masker ini tuh lagi hype banget di Korea. Kebetulan masker ini aku ngga beli, tapi dapet gift dari salah satu e-commerce Korea. (harganya sekitar 20ribu – 35ribu)

Jujur pas mau review produk ini pertama kali aku rada bingung. Masalahnya hampir semua tulisan di sheet mask ini pake huruf Hangeul (kecuali ingredients). Bahkan nama maskernya pun ditulis pake huruf hangeul 주미소 (dibaca : JUMISO) yang artinya “smile”.

Pas aku coba searching di instagramnya (@hello_skin_official), ternyata masker Jumiso ini punya beberapa varian.

  • Rich – Nourishment Mask (pink)
  • Whoa, Whoa – Soothing Mask (black)
  • Chewy – Elasticity Mask (red)
  • First Skin – Lightening Mask (white)
  • Water – Splash Mask (grey)

Nah yang baru aja aku pake adalah yang warna pink (Jumiso Rich Nourishment Mask).*anyway aku sempet kesel juga karena nama varian pun ditulis pake huruf Hangeul. Jadi buat ngecek, aku harus searching di Google dulu hiks 🙁 Tapi kemasannya lucu parah. How cute is that cartoon and the dog ~~

Ingredients / Bahan-bahan

Berdasarkan CosDNA, masker ini tidak mengandung bahan-bahan dengan tingkat iritasi yang tinggi. Hanya mengandung parfum/fragrance yang tingkat iritasinya mencapai angka (5). Buat aku, angka 5 di CosDNA termasuk angka hazard yang tinggi (meski sebenernya CosDNA sendiri menetapkan angka 7 sebagai maksimum hazard). Tapi buat kalian yang kulitnya ga sensitif sama fragrance, ya aman-aman aja kok (seperti kulitku).

Water, Glycerin, Methylpropanediol, Betaine, Xylitylglucoside, Anhydroxylitol, Xylitol, Saccharomyces Ferment Filtrate, Lactobacillus Ferment, Pueraria Lobata Root Extract, Paeonia Lactiflora Root Extract, Dioscorea Japonica Root Extract, Niacinamide, Calcium Pantothenate, Sodium Ascorbyl Phosphate, Tocopheryl Acetate, Pyridoxine HCl, Maltodextrin, Silica, Sodium Starch Octenylsuccinate, Ceramide NP, Ceramide NS, Triethylhexanoin, Butyrospermum Parkii (Shea Butter), Butylene Glycol 1,2-Hexanediol, Hydrogenated Lecithin, Panax Ginseng Root Extract, Argania Spinosa Kernel Oil, Hydroxyethylcellose, Xanthan Gum, Carbomer, Scutellaria Baicalensis Root Extract, Ethylhexylglycerin, Glyceryl Caprylate, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Caffeine, PEG-32, Panthenol, Allantoin, Dehydroacetic Acid, Arginine, PEG-60, Hydrogenated Castor Oil, Fragrance, Chlorophenesin, Disodium EDTA

5 bahan utama yang digunakan dalam masker ini adalah water, glycerin, methylpropanediol, betaine, xylitylglucoside. Dan semuanya adalah bahan-bahan moisturizer dengan tingkat iritasi yang sangat rendah (1). Yah sesuai dengan nama varianya ya “Rich Nourishment“. Nah selain lima bahan utama di atas, ada juga ekstrak tumbuhan di dalam masker ini yang juga berfungsi sebagai pelembab, salah satunya adalah Korean Black Ginseng. Plus ada fermentasi bakteri dan jamur juga di dalam masker ini yaitu Lactobacillus ferment, Saccharomyces Ferment Filtrate. FYI, Saccharomyces Ferment Filtrate ini adalah kunci dari produk Korea yang juga digunakan sebagai bahan aktif di SK-II yang fungsinya adalah untuk membantu regenerasi sel kulit, membuat kulit lebih cerah, dan menghidrasi.

Claims

To nourish and balance skin. Formulated with Korean black ginseng essence, it helps fortify skin texture and elasticity. It’s infused with Argan oil and ceramide complex to create a skin barrier and rejuvenate loose, tired skin.

Tekstur

Sheet mask : Sheet Jumiso terbuat dari cuprammonium rayon, yaitu 100% cotton. Ga tebel dan ga terlalu tipis juga jadi ga ada masalah ketika kamu lagi ngomong ato makan sesuatu karena masker ini tetep akan nempel. Bagusnya, sheet mask ini juga dilengkapi dengan mesh liner, semacam pelindung gitu jadi pas pengaplikasian ke wajah jadi lebih gampang dan masker ga mudah sobek.

Essence : Tekstur essence nya sih sedikit lengket. Bahkan setelah sheet masknya aku copot pun, masih berasa lengketnya. Jadi sedikit ga nyaman aja kalo buat aku. Selain itu, keringnya juga lama. Jadi saranku buat kalian yang mau nyobain masker ini, lebih baik dipakenya pas senggang, dan ga lagi keburu-buru. Menurut instruksi cara pemakaiannya sih hanya 15-20 menit. Tapi ya tetep aja, setelah dilepas keringnya lumayan lama hehe.

Excess Essence

Nah, kalo untuk jumlah essence nya sendiri , pas awal ga keliatan kalo essence nya ini berlebihan sampe netes-netes. Bahkan pas aku masukin tanganku ke kemasannya, tidak ada essence yang tertinggal. So at the first time, I thought there is no excess essence. Tapi setelah maskernya aku copot, iseng aku peras. Dan ternyata excess essence nya banyak banget. Jadi berita baiknya, semua essence di masker ini meresap dan terkunci pada sheetmask, jadi hanya sedikit essence yang tertinggal di dalam kemasannya.

Result

Hasilnya, setelah aku pake, kulit aku langsung terlihat lebih cerah. Mungkin karena efek dari Niacinamide kali yaa. Kalo lembab itu pasti ya. Di foto before keliatan banget kulitku super kering. Dan yang aku juga suka, masker ini punya efek cooling jadi enak banget dipake kalo pas lagi santai di rumah. This is a great sheet mask for when you’re feeling tired and need a boost. Efeknya juga jangka panjang (sampe mau tidur pun masih kerasa lembab dan elastis). Love love. Aku juga udah buat video review dan cara pemakaiannya, buat kalian yang mau tau lebih jelas bisa nonton di channel Youtube aku https://youtu.be/vKi4KOqfMPk .

Rating : 9/10

SEE YOU ON MY NEXT POST ❣️

devlabeauty.com

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: