Others

Bye Surabaya, for a while..

Pagi ini rasanya sungguh lapang hati ini. Meski harus membeku dan kelaparan saat tidur di lab komputasi tadi malam :p Meski di belakang kursi saat aku menulis blog ini juga masih banyak orang tergeletak mengenaskan (-___-)

Flashback apa yang sudah terjadi kemarin, sungguh aku sangat bersyukur karena akhirnya aku bisa melewati semuanya. Meski harus banyak halangan yang aku dapatkan dalam setiap prosesnya, namun aku menikmatinya. Aku mempelajarinya.

Mulai dari sidang dadakan yang mengharuskan aku begadang semalaman hingga bertengkar hebat dengan Malawi perkara TRB 2 yang tak kunjung selesai. Tapi ternyata semuanya happy ending. Sidang proposalku lancar meski sempat diserang habis-habisan dengan dosen berlatarbelakang civil engineering. Yaaa, TA ku memang lebih menjurus ke civil engineering berbasis hidrostruktur. Yasudahlah pasrah saja akhirnya. Tapi emang “Ayah keduaku” di Surabaya ini magic banget. Then aku lulus P1 ! wkwkkw. Tinggal the next fight buat P2 dan P3 \m/. Bahkan TRB 2 ku berjalan sangat mulus karena bantuan Malawi dan mbak Febri. Mereka sungguh mensupport aku saat sedang sidang TA sehingga pekerjaanku untuk sementara waktu mereka yang handle. I love them <3

Persoalan TRB 2 dan TA ternyata bukan satu2nya masalah yang sedang aku hadapi. Belum lagi masalah bisnis Oriflame yang ternyata sempat aku tinggalkan. Dengan levelku yang sudah Manager, aku berpikir sudah tidak seharusnya aku membaginya dengan kesibukanku yang lain. Apalagi prioritas utamaku adalah kuliah yang harus aku pertanggung jawabkan kepada keluargaku. Jadilah aku mundur perlahan hingga akhirnya saat ini aku officialy resign.

Tidak, bukan itu saja. Selama 2 minggu lebih, aku juga terlibat perang dingin dengan …. someone wkkwkw. Katanya sih “perang dingin”. Tapi sebenarnya aku tidak menganggapnya perang dingin. Aku hanya memberinya waktu sendirian. Sendirian untuk fokus menyelesaikan segala problematika yang sedang dia hadapi. Aku menghargai keputusannya saat itu dan yaah…. akhirnya aku jadi ikut-ikutan acuh kek dia (-_-). Kadang aku berpikir bagaimana mungkin aku bisa berakting sedemikian rupa wkwk. Dan alhamdulillah akhirnya dia pun sukses , dan aku pun sukses melancarkan surprise di tengah “perang dingin” yang kita buat sebelumnya wkwk. Selamat buatnya 🙂 Ini masih awal perjuangan. Dan aku menunggu perjuangannya selanjutnya :p #eaaa

554463

Cukup. I’ve to packing now.

Saatnya pulang ke Jember dan bertemu si jagoan Aldi, si cantik Syifa, dan si nakal Janneta !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: