My Diary & Experiences

A GOAL STEP

1. Social Media

Selama ini aku sering banget ngabisin waktu buat social media. Bahkan waktu belajar juga aku korbanin buat social media. Entah kenapa jadi kayak gitu. Jika dilihat oleh orang-orang yang belum mengerti tentang social media seperti Facebook atau Twitter, pasti semua hal tersebut dianggap tidak penting, tidak bermanfaat, dan hanya menghabiskan waktu saja.

Lets cek, apa sih yang bikin aku tertarik untuk rela ber jam-jam di depan komputer, cuma buat melototin Facebook atau Twitter. Okay, lets start, dengan social media , kita bisa MENYOMBONGKAN DIRI.

Apa sih maksutnya ?

Jadi gini , kita bisa nge share foto dari kegiatan-kegiatan kita yang menyenangkan, seperti travel ke tempat-tempat tertentu atau juga bertemu dengan idola . Social Media adalah cara yang paling mudah dan murah untuk menunjukkan kepada dunia bahwa, KALI INI SAYA BERUNTUNG. Sebaliknya, dengan social media ini , kita bisa dengan leluasa mengungkapkan kejenuhan kita, kekesalan kita, ketidaknyamanan kita, atau apapun itu . Di saat orang-orang di sekitar kita tidak mampu menjadi pendengar yang baik buat kita, tentu kita bukannya terhibur, malah menjadi semakin kesal. Nah, pada kondisi itu pulalah kita menggunakan social media seperti Facebook dan Twitter untuk mengungkapkannya, agar semua khalayak tau, kita sedang merasa tidak nyaman.

Well, mungkin menurut yang sedang merasa tidak nyaman, hal itu bisa membuat dirinya lega. Tapi pernahkah kita tinjau dari sisi “public” atau pembaca ? Mereka akan berpikiran negatif tentang kita. karena apa yang kita tulis di Facebook atau Twitter itu adalah 80% menggambarkan siapa diri kita sebenarnya. Coba deh sekali-kali baca artikel ” Facebook Reflects The Real You! ” on http://www.hilo-teen.com/facebook-reflects-the-real-you . Dari sana kita bisa tau, bagaimana penggambaran diri kita sebenarnya.

So, ga pake berbelit-belit guys, memakai sosial media juga ada manfaatnya lho !

Penelitian yang dipublikasikan di Educational Forum menyebutkan, murid-murid yang nge-twit memiliki hubungan erat dengan teman-teman sebaya, dan bahkan gurunya, serta memiliki nilai yang lebih tinggi1.  

Nah, contohnya gini. Hal ini aku alamin sendiri ketika pertama kali masuk perguruan tinggi (Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya). Ketika aku mendapat kesempatan masuk ke PTN lewat jalur undangan, pastinya aku akan mendapat jalur akses masuk terlebih dahulu dari teman-teman yang masuk melalui SNMPTN Tertulis. Aku mendapat teman-teman baru melalui Grup di Fcaebook, lalu lebih runcing lagi, akhirnya aku pun mencoba untuk membuat grup khusus jurusanku di ITS, yaitu Teknik Kelautan ITS. Akhirnya dari situ aku menemukan banyak sekali teman baru. Bisa berkenalan dengan senior juga merupakan suatu keberuntungan buat aku. Dari situ aku bisa menggali berbagai informasi penting tentang ITS dan lebih tepatnya lagi di Jurusan Teknik Kelautan.

Okay, meski bermanfaat, social media juga memiliki dampak negatif buat kesehatan.

Studi yang dilakukan di University of Ulster, UK menemukan bahwa, semakin lama waktu yang dihabiskan untuk online, semakin sedikit juga waktu yang tersedia untuk dipakai berolahraga. Bahkan, orang yang suka Facebook-an cenderung malas untuk ikut olahraga beregu seperti basket atau sepakbola, lho2

Dari artikel yang aku post ini, aku bisa nyimpulin dari My Goal Step 1 (1)

I WANNA DO THESE :

  1. Bersosial media jika ingin mengeshare foto atau mencari informasi saja.
  2. Tidak membuat status yang menyebalkan sehingga merusak mood orang yg membacanya.
  3. Maximal Bersosial Media adalah 2 jam / hari (hanya social media)
  4. Sebarkan ilmu atau info yang kamu punya lewat sosmed, agar akun kita juga bermanfaat 🙂
  5. Bisa digunain buat bisnis online juga kan sehingga ngasilin duit 🙂
  6. Renggangkan tubuh selesai bersosmed agar persendian tidak menjadi kaku .
  7. HAPPY FIGHT 🙂

Referensi:

  1. ScienceDaily. 2012. Beyond Bieber: Twitter Improves Student Learning
  2. ScienceDaily. 2012. Do Social Networking Web Sites Make You Fat?

2. Olahraga dan Istirahat yang Cukup

 Sejak masuk di Perguruan Tinggi Negeri (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), kesibukanku menjadi semakin bertambah. Tapi berbeda dengan di SMA , karena di SMA, semuanya serba teratur, ada yang mengingatkan, dan semuanya serba terencana dan tersusun rapi. Ketika dunia berubah 180 derajat menjadi tidak teratur seperti di dunia perkuliahan, timbul kebimbangan dan kesulitan untuk mengembalikan keadaan baru tersebut ke keadaan awal, yaitu keteraturan.

Nah , faktor itulah yang sekarang merubah aku menjadi cewe gendut lagi setelah awalnya menjadi cewe langsing -__-

Hal ini bener-bener ga bisa dibiarin. Jadi cewek gendut itu sangat-sangat tidak nyaman. Banyak sekali hal-hal negatif yang bisa mengganggu seperti kurang pede, merasa terlihat lebih pendek, selulit di perut juga sangat mengganggu ketika kita sedang duduk, dan pastinya baju-baju yang kita punya menjadi tidak cukup.

Oleh karena itu, aku berencana untuk mengatur ulang jadwalku dengan berolahraga teratur dan istirahat yang cukup.

Ini beberapa Mitos n Solusi  tentang obesitas dan kesehatan (tinggi badan) di masa pertumbuhan yang aku kutib dari web :

Mitos atau Fakta: Renang/basket/lompat tali bikin tubuh tinggi
Siapa yang setelah mendengar ini jadi rutin berenang? Atau jangan-jangan ada di antara kamu yang selalu lompat tali di saat senggang? Sebenarnya, basket, renang, ataupun lompat tali bisa membantu kamu tumbuh tinggi, karena olahraga rutin yang menggerakkan seluruh tubuh mampu memancing tubuh untuk memproduksi hormon pertumbuhan. Fakta jawabannya!

Mitos atau Fakta: Kurang tidur bikin pendek
Ya, ini adalah mitos yang ada muatan faktanya. Tubuh kamu bertumbuh dan berkembang justru di malam hari, ketika kamu sedang tidur nyenyak. Selama kamu tidur, tubuhmu menginstruksikan tulang dan ototmu untuk bertumbuh dan bertambah melalui hormon pertumbuhan. Oleh karena itu, hindari bergadang dan cukupi kebutuhan tidurmu. Kamu juga sudah tahu kan kalau kurang tidur dapat menyebabkan obesitas?

Mitos atau Fakta: Tidur terlentang bisa bikin tambah tinggi
Nah, kalau yang ini masih mitos! Belum ada penelitian yang menyebutkan kalau posisi tidur tertentu bisa memacu atau bahkan menghambat pertumbuhan. Namun, mengingat pertumbuhan terjadi saat tidurmu nyenyak, pilihlah posisi tidur yang paling nyaman dan rileks menurut kamu.

Mitos atau Fakta: Tas punggung yang terlalu berat bikin pendek
Nah, lho! Bagaimana dengan tasmu, Teens? Tas yang terlalu berat akan memaksa kamu untuk menopangnya dengan cara agak membungkuk ke depan. Posisi ini akan menekan bantalan sendi dan membuatmu terbiasa berjalan bungkuk, sehingga kamu terlihat lebih pendek3. Kalau tasmu memang terlalu berat, coba kurangi jumlah buku yang dibawa setiap harinya.

Mitos atau Fakta: Kalau cegukan, artinya mau tambah tinggi
Kalau yang ini sih jelas mitos, Teens! :) Cegukan terus menerus bukan berarti tubuhmu akan meninggi. Banyak penyebab cegukan, seperti kebanyakan makan, perubahan suhu, atau stres4, tapi bertambah tinggi bukanlah salah satunya.

Bonus: Cara mudah (kelihatan) tinggi
Mau tahu cara mudah untuk terlihat lebih tinggi? Ternyata mudah, cukup berdiri dengan tegak dan proporsional. Berdiri tegak membantu kamu terhindar dari sakit leher, bahu, dan punggung bawah4. Selain itu, berdiri tegak juga bikin kamu lebih pede dan positive thinking, lho5! Kombinasikan dengan olahraga teratur dan asupan nutrisi yang cukup, tentu kamu akan lebih mudah untuk tumbuh ke atas, nggak ke samping.

Referensi:
1. ACSM Health & Fitness Journal 16 (7): 19-24
2. Ann. N.Y. Acad. Sci. 1193 (2010): 48–59
3. Livestrong. (2011). What are the Dangers of Heavy Backpacks for Children?
4. Livestrong. (2010). Seven Posture Tips.
5. PsyBlog. (2009). Sit Up Straight! Be Confident!

Sumber : 

http://www.hilo-teen.com/mitos-mitos-seputar-menambah-tinggi-badan 

Dari situs di atas, kita bisa tau olahraga apa saja yang sangat efektif untuk mengurangi lemak + menambah tinggi badan. Cukup oke kan ?

Dari artikel yang aku post ini, aku bisa nyimpulin dari My Goal Step 1 (2) , 

I WANNA DO THESE :

  1. Jam tidur malam antara jam 22.00 – 24.00 (utamakan jam 22.00 jika tidak ada keadaan mendesak)
  2. Bangun jam set 3 ( Tahajud-tidur lagi) _ bisa di skip
  3. Bangun jam 03.30/05.00 (Subuh_al’masurat_ngaji) – jam 6 terus solat Duha n langsung mandi (libur maupun tidak)
  4. Sore kalo ada waktu olahraga lari, skipping
  5. Rutinkan setap Jum’at renang.
  6. Ikut UKM Badminton (masi dalam tahap pendaftaran)
  7. Hindari makan sebelum tidur. Minimal 1 jam sebelum tidur.
  8. Hindari makanan GARAM dan GORENGAN (berhubungan dengan minyak).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: